Thursday, August 7, 2014

Wisata Banten Lama

Salam,

Meski saya kelahiran Serang, ibukota propinsi Banten serta tinggal dan besar di Tangerang yang juga masih masuk propinsi Banten. Saya tidak tahu lokasi wisata yang bisa dikunjungi selain Pantai Anyer dan mall yang tersebar di Tangerang T.T. Libur lebaran kemarin, Alhamdulillah saya berkesempatan berkunjung ke Banten Lama. Padahal sudah puluhan tahun lebaran di Serang, baru kemarin saya tahu Banten Lama ckck. Okelah tanpa berpanjang kata, cekidot cerita saya.

Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama
Museum dengan biaya masuk Rp 1000 ini (ya ampun murah bingit, kalah sama bayar parkir), letaknya sebelum masuk ke kawasan Masjid Agung Banten. Di dalamnya ada beberapa barang peninggalan jaman dahulu yang dipajang seperti gerabah dengan pola hias khas banten lama, mesin penggilingan lada, alat musik pengiring debus dll. Museum ini juga berisi penjelasan yang terpajang di dinding mengelilingi museum seperti penjelasan perdagangan masa kesultanan Banten, sejarah berdirinya kesultanan Banten, nama-nama Raja nya dan situs lain yang berada di Banten lama seperti Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, Benteng Speel Wijck dan Masjid Agung Banten dan masih banyak lagi. Di luar gedung museum juga terdapat meriam Ki Amuk. 






Masjid Agung Banten
Gak jauh dari Museum, kita bisa langsung berkunjung ke Masjid Agung Banten. Sebelum sampai pintu masuknya kita diajak berkeliling alias muterin pasar dulu yang menjual aneka barang seperti emping oleh-oleh khas banten, buah, mainan, makanan, minuman dll. Saat masuk ke pintu utamanya akan ada banyak fotografer alias tukang foto yang menawarkan jasa foto depan menara masjid. Di masjid ini ramai sekali orang yang berziarah, karena di sini tempat dimakamkannya Sultan Maulana Hasanudin dan Sultan Ageng Tirtayasa. Kalau ada waktu jangan lupa coba naik ke menara masjidnya.




Istana Keraton Surosowan
Jika kita masuk kawasan Banten Lama maka yang terlihat lebih dulu adalah keraton ini. Sayang saya tidak masuk ke dalamnya karena gerbang ditutup dan terkunci serta keengganan untuk memanjat dindingnya.  Keraton ini di dalamnya terdapat kolam persegi empat yang konon katanya merupakan tempat pemandian para putri. 



Istana Keraton Kaibon
Agak menjauh sedikit dari kawasan Masjid Agung Banten, ada Keraton Kaibon yang tidak dipungut biaya selain parkir kendaraan. Istana ini hanya tinggal reruntuhan saja, tapi masih indah dipandang mata.  



Untuk menuju ke kawasan Banten Lama yang terletak di Kecamatan Kasemen, Kota Serang ini cukup mudah jika naik kendaraan pribadi keluar pintu tol Serang Timur dan tanya orang deh ke Banten Lama gimana *haha tidak memberikan solusi. Kalau naik kendaraan umum bis menuju Merak turun di Serang kemudian naik angkutan/carter minta diantar ke Banten Lama. 

Ternyata guys setelah saya cek di wikipedia, selain beberapa tempat yang sudah saya sebutkan di atas masih ada beberapa tempat menarik seperti Benteng Speelwijck, Vihara Avalokitesvara dan Danau Tasikardi yang masuk ke dalam situs kota kuno Banten Lama. Semoga lain kali bisa berkunjung ke sana. :D

No comments:

Post a Comment