Wednesday, March 18, 2015

Foto Perjalanan Bangkok

Salaaam

Hai teman-teman sekalian, lihat keseruan foto perjalananku di Bangkok yuk. Untuk ceritanya lihat di sini ya. :P

Ini cara edit video dan foto belum ada peningkatan, masih pakai picasa dengan satu lagu pula. *menyedihkan T.T

Meet Up #kompakersurabaya

Assalamu’alaikum

Haaai para penggemar! *macam penyanyi di panggung :P, hihi tak mengapa lah ya.

Sebagai pengguna instagram, saya sudah tahu tentang #uploadkompakan sejak lama, sila dicek akunnya. Keceh semua fotonya. Saya kurang tahu sejarahnya akun ini gimana, yang pasti akun ini isinya tantangan untuk upload foto dengan tema tertentu setiap harinya. Dan kerennya adalah anggotanya wanita semua. Cocok nih *macam jodoh :P.

Saya sering lihat update dari akun ini tentang meetup yang diadakan di beberapa daerah. Pasti seru, bisa belajar cara ambil foto supaya masuk grid (Psst, jika fotonya terpilih oleh admin akan ditampilkan dalam grid. Selain dapat hadiah, mungkin follower nambah. Haseeek).  Wah saya jadi penasaran, ada gak yah meetup untuk daerah Gresik atau Surabaya deh. Waaaw, ternyata ada dan ini adalah pertemuan yang kedua bahkan acaranya bukan cuma kumpul-kumpul aja tapi juga pelatihan buat talenan decoupage yang lagi ngehits itu. Aaaak, harus banget ikut titik.

Dag.. Dig.. Dug.. *macam mau wawancara kerja. Lebay

Hari meetup pun tiba, saya yang belum pernah meetup sebelumnya pun dibuat deg-degan. Selain saya kesiangan karena tumpukan cucian, saya juga belum pernah ke tempat pertemuan, sudah gitu saya datang sendirian tanpa teman pakai dresscode biru kuning yang jauh dari kebiasaan bawa kado berawalan B yang sempet bikin saya kebingungan karena datang dari pedesaan. Deg-degan kaaan.

Begitu tiba di Cafe Heerlijk di Perpusda Jawa Timur jalan Menur Pumpungan, saya melihat kumpulan wanita dengan dresscode biru-kuning sudah berkumpul mengelilingi meja makan. Saya pun berlari menaiki tangga cafe karena waktu sudah lewat dari jam 10 dari jadwal acara. Nah, maklum saja karena saya pemalu dan newbie pula di kegiatan meetup-meetup gitu. Saya langsung duduk tanpa menyalami semua peserta yang sudah datang, ah menyesal saya kalau ingat-ingat itu. Untungnya ada acara perkenalan.

Acara yang dipandu mba cantik Nadia ini tambah ramai dengan kehadiran mba Citra pemilik akun bugusti yang ngehits di instagram. Selanjutnya peserta meetup yang datang dari berbagai profesi ini sibuk menyelesaikan talenan decoupage cantik yang diajarkan mba Hannyserta menghabiskan cemilan endeus gratisan yang dibawa beberapa peserta.

Alhamdulillah karena ikut acara ini, saya dapat kenalan baru, ilmu baru, follower instagram baru :P, bahkan pertama kalinya upload foto untuk #uploadkompakan meski gak masuk grid. Syenaaang.

Ini nih keseruan acaranya



Suara Cerita – Tuhan dan Rahasia

Assalamu'alaikum

Saya suka sekali mendengarkan suaracerita milik Kurniawan Gunadi yang diceritakan oleh Alfina Subiantoro. Cerita lainnya bisa didengarkan di sini ya :D. Saking sukanya, saya buatkan videonya menggunakan foto di Mekkah dan Madinah saat umroh kemarin.

Tuhan dan Rahasia
Ketika aku ditanya tentang hal apa yang ingin aku ketahui dari hidup. Hanya ada satu hal yang ingin aku ketahui. Bukan soal kaya atau miskinku. Siapa jodohku. Bagaimana masa depanku. 

Satu hal itu adalah, memaafkankah Tuhan atas segala dosaku? Aku hanya ingin tahu satu hal itu saja. Selebihnya aku tidak perlu. Aku hanya butuh maaf-Nya dalam hidup ini. Sebab aku sudah banyak berlaku salah. Sebab kesalahan itu selalu menghantuiku hingga saat ini. Hendak memilih mati pun, itu sebuah kesalahan. Tuhan melarangku mengakhiri hidupku sendiri.

Tidak mengapa aku lepaskan dunia ini. Asal aku tahu, bahwa Dia memaafkanku. Aku takut aku tidak berkesempatan masuk surganya. Aku takut, kelak di hari penghakiman. Seluruh dosaku diberitakan tanpa dimaafkan satupun. 

Setidaknya aku berterima kasih atas kebaikan-Mu. Karena-Mu menutupi seluruh rahasia dan dosa ini. Orang-orang melihatku begitu baik. Bahkan beberapa melihatku diatasnya. Mereka hanya tidak tahu, apa yang aku sembunyikan dari balik pakaian dan tulisan.

Mereka tidak tahu saja bahwa aku mungkin mengalami kehidupan yang tidak pernah mereka bayangkan. Yang akan membuat mereka pergi jauh ketika mengetahuinya. Begitulah cara Tuhan. Aku tahu mudah bagi-Mu memuliakan manusia dan menghinakannya. Kemuliaan dan kehinaan sama-sama ujian. 

Dan aku masih tetap sama. Hanya ingin tahu. Memaafkankah Tuhan atas segala kesalahan?

Cekidot videonya yaw. Jangan lupa disubscribe :D


Wednesday, March 11, 2015

Wisata Baru: Bukit Jamur, Gresik

Beberapa waktu lalu, anak kosan rame karena Desa Bungah kedatengan Vicky Notonegoro. Dia dateng untuk syuting acara jalan-jalan di Trans TV, My Trip My Adventure. Buat yang gak sempet nonton acaranya di TV, bisa dilihat di youtube episode jalan-jalan di Gresik.

Sebenarnya, saya sudah tahu lokasi ini sejak dua tahun lalu. Sudah ada dalam list jalan-jalan saya. Tapi belum sempat ke sana, karena selain tak ada teman, tak ada angkutan, jadi harus jalan kaki kurang lebih 2 km *nasib gak bisa bawa motor. Nah, begitu acara ini tayang niat saya bulat harus banget ke sana meski harus jalan kaki sendirian tak ada teman padahal jalannya jauhnya ampun-ampunan.

Bukit Jamur ini lokasinya di Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Lokasi ini sudah menjadi lokasi wisata baru di Gresik. Lokasi ini langsung naik daun setelah dipakai lokasi syuting oleh tim acara jalan-jalan di Trans TV.

Untuk mencapai lokasi ini, dari arah Surabaya keluar pintu tol Manyar. Dari sana menuju ke arah Desa Bungah. Lokasinya tidak jauh dari pertigaan Bungah. Di kanan, ada pintu masuk komplek PT. Pondok Bungah Indah. Saat ini, bukit Jamur hanya bisa dikunjungi setiap hari Minggu tanpa biaya masuk kecuali untuk kendaraan. Gak usah khawatir kehausan atau kelaparan, karena sekarang sudah banyak yang jualan.

Saya sempat mengobrol dengan orang yang mengaku menjaga bukit jamur (bukan kuncen loh yaa, pak namanya). Beliau bercerita, awalnya kawasan ini akan dijadikan komplek perumahan oleh pemilik lahan. Tapi ternyata setelah digali tidak bisa dilanjutkan karena banyak bongkahan batu besar yang menghalangi. Sehingga galian dibiarkan begitu saja terkena hujan dan angin sehingga terbentuk seperti jamur seperti saat ini. Kelak, kawasan ini akan dilengkapi dengan fasilitas toilet, kantin dan tempat parkir. Wah, bakal ada tiket masuk nih. :D

Penasaran kayak apa bentuknya? Cekidot ya 




Jalan-Jalan ke Pantai Kenjeran, Surabaya

I need vitamin sea!!!

Hari Minggu adalah hari bahagia, soalnya bisa jalan-jalan. Kemana jalan-jalan saya kali ini? *saelah kaya yang iya aja.

Jika mencari tempat wisata di Surabaya lewat mesin pencarian di internet, Pantai Kenjeran adalah salah satu tempat yang harus dikunjungi. Waaah, berarti saya juga harus wa kudu ke sana dong. Karena saya bersendiri alias pergi sendirian tanpa kendaraan pribadi. Maka saya harus tahu gimana caranya ke sana tanpa naik taksi. Kenapa? Karena mahal. Haa. Iya keuleus bayangin aja, pan saya dari desa kecil di Kabupaten Gresik kalau naik taksi mahal laaah.

Alhamdulillah deh ada link ini, jadi tahu kalau dari Gresik tinggal naik angkutan umum Ijo jurusan JMP lanjut angkot coklat N langsung sampai Pantai Kenjeran. Ternyata Pantai Kenjeran itu ada dua loh, lama dan baru. Menurut penuturan supir angkot, yang lebih enak untuk main adalah Pantai Kenjeran Lama. Selain itu masuknya gak terlalu jauh bagi pejalan kaki, beda dengan Pantai Kenjeran Baru.

Oya, dalam perjalanan menuju pantai di angkot N. Saya berkenalan dengan orang yang ternyata juga bertujuan sama. Akhirnya dia mengajak saya bergabung dengan teman-temannya supaya tambah ramai. Sepertinya dia kasihan melihat saya sendirian, sudah gitu kecil, datang jauh dari Gresik pula. Haa. *tertawa meringis. -.-

Dengan biaya masuk Rp 6000 per orang, di pantai Kenjeran Lama kita bisa duduk santai memandangi air laut dan foto narsis di jembatan yang cukup apik karena dicat warna-warni. Jangan lupakan kesempatan naik perahu dengan biaya Rp 10.000, selain dapet pengalaman naik perahu ternyata kita tak hanya diajak keliling lihat laut tapi juga diantar ke tempat dimana kita bisa turun ke laut dan bermain air. Waaah seru loh.

Perjalanan berlanjut menuju pantai kenjeran baru, saya hanya tinggal naik angkot N lagi arah balik. Dengan biaya masuk Rp 5000 untuk pejalan kaki, saya berjalan santai masuk kawasan yang juga dikenal dengan nama KenPark alias Kenjeran Park. Panas terik siang hari tak menghalangi saya berjalan kakai demi bisa foto bangunan merah ala Tiongkok. Eh, ternyata ada yang nawarin ojek Rp 5000 sampai Pagoda Tian Di. Ya sudah naik saja, Cuma Rp 5000 ini. Haaa, ternyata asli lumayan jauh. Alhamdulillah naik ojek, kalau ga nanti tingkat kecerahan kulit wajah saya menurun drastis *Lebay.

Di Pantai Kenjeran Baru ini saya gak keliling banyak tempat, saya hanya ingin foto depan Pagoda. begitu masuk kawasan ini menurut saya sangat cocok untuk liburan keluarga, karena banyak pohon rindang, bangku taman dan beberapa permainan. Menurut saya, di sini lebih nyaman, tidak terlalu ramai dan banyak fasilitas toilet, tempat makan. Tapi saya tidak melihat air pantai di sini, beda dengan Pantai Kenjeran Lama. Jadi gak bisa deh tuh main air pantai.

Ternyata selain Pagoda, di lokasi ini juga terkenal dengan patung Buddha 4 sisinya. Tapi saya gak mampir ke sana, karena khawatir kecerahan wajah menurun lagi bukan deng khawatir sampai desa tempat saya tinggal kesorean nanti gak ada angkutan. *kasihan amat yak.
Ini nih keseruan jalan-jalan hari Minggu saya :P 


Jembatan Pantai Kenjeran Lama
Pantai Kenjeran Lama lagi, tuh bagus kaaan
Perahu agak ke tengah terus bisa main air
Pantai Kenjeran Baru, adem kaaan
Pagoda Tian Di
Pintu masuk Kenpark

Saturday, February 14, 2015

Belajar Foto

Assalamu'alaikum

Sudah hampir setahun, saya punya kamera yang kata orang bagus, mana nguras tabungan pulak. mhihi. *Nabung banyak supaya punya kamera bagus. Tapi sayang sekali kemampuan mengambil gambar saya biasa banget *habis gak mau dibilang jelek. :P Selain memang gak pernah cari tau gimana caranya supaya hasil foto bisa bagus, saya juga gak pernah latihan ambil gambar. Yah, jadi beginilah hasilnya apa adanya. Harap maklum. kalau gak terbantu dengan gaya si model yang fotogenic plus pemandangan yang lumayan bagus. Apalah foto saya ini. 

Yuk, belajar lagi!










Wednesday, February 11, 2015

Cerita Perjalanan Umroh (bagian 3)

Salam,

Kemarin saya ke masjid untuk solat maghrib berjamaah. Solat kali ini adalah solat di masjid pertama setelah perjalanan umroh. Karena saya kan perempuan, jadi saya jaraaang pakai banget pergi ke masjid. Biasanya kan hanya di mushola kantor atau di kamar yang bentuknya ya ruangan saja. Masya Allah, ternyata saya rindu suasana sepert ini saat di Mekkah dan Madinah. Pergi ke masjid, mendengarkan azan, duduk menunggu waktu solat tiba, berjabat tangan dengan jamaah lain. Hampir saya menangis sesenggukan kalau gak ingat malu sama jamaah di sebelah kanan n kiri *OK ini lebay. Aih, ternyata benar kata orang, Makkah dan Madinah adalah tempat yang selalu dirindukan. Pantas orang berbondong-bondong umroh bahkan haji berkali-kali. Semoga bisa kembali ke sana. Aamiin.

Okeh, sudah ah ya mellow-mellownya. Kali ini saya mau cerita lagi perjalanan umroh kemarin sebagai pengobat rindu.

Foto Ukhti Arab

Saya sempat meminta difoto dengan latar belakang pintu masjid Nabawi, ternyata ada yang memegang pundak saya. Saya kira teman saya yang iseng, kemudian saya bilang “Ih siapa sih iseng deh, aku mau foto sendiri dulu ya”. Lah begitu, set (suara nengok saya) saya tengok kanan ternyata cewek arab yang cantik putih, dengan pakaian gamis khas Arab dengan cadar yang dibuka dan disingkap ke kepala. Saya kaget bukan main soalnya yang iseng bukan temen saya, akhirnya tetep foto juga sih tapi sama cewek Arab itu. Ya kemudian, keluar deh kalimat pamungkas saya kalau ketemu orang Arab yang menyapa, “Where do you come from? I’m from Indonesia” sama “May Allah bless you”.

Toilet

Ada juga nih cerita antri di toilet yang saya alami. Saya pernah antri di depan toilet sambil nahan kebelet sampai terduduk-duduk *Pernah ngalamin gak kaya gini? sumpah gak enak banget. Ternyata orang yang di dalam lamaaa sekali. Bahkan orang lain yang kayaknya kasihan ngeliatin saya sampai menawarkan mendahulukan saya, tapi saya tolak baik-baik sambil bilang “Never mind. Go ahead. You go first”. Dan sialnya saya, setelah dia selesai saya masih belum masuk toilet. Hix, balasan atas dosa yang mana ini. Pernah juga saya diselak berulang-ulang sama ibu-ibu India. Hadeuh.

Saya itu memang gampang bener deh ke kamar mandinya. Saya sering memisahkan diri dengan teman saat tawaf supaya segera selesai kemudian segera solat sunnah tawaf, berdoa dan lari ke toilet yang lokasinya di luar masjid *lumayan jauh loh itu. Bahkan saya pernah tawaf mepet waktu solat dan harus ke toilet *lagi, saya keluar masjid menembus pagar border di pintu masuk masjid yang ditutup oleh polisi karena sudah tidak bisa masuk area masjid lagi. Awalnya saya dilarang keluar, tapi saya keukeuh mau ke toilet sambil bilang, “Toilet sir toileeeet”. Akhirnya diijinkan dan saya ngaciiir ke toilet. Dan karena shaf sudah penuh di mana-mana bahkan di pelataran masjid, saya pun solat dekat pintu masuk toilet deh.

Langsung Dibalas?

Sebelum saya berangkat umroh, saya dinasihati oleh teman kantor supaya selalu zikir dan gak boleh ngerasani orang lain meskipun baik. Misalnya, lihat orang lewat yang cantik terus bilang “ih cantik ya”. “Gak perlu itu. Sudah zikir saja. Jangan komentar apa-apa”, pesan teman kantor saya. Pernah denger juga kan ya kisah orang yang pergi ke Mekkah, katanya kalau melakukan kesalahan apa langsung dibalas. Nah ini kisahku tentang langsung dibalas.

Begitu tiba di Madinah, saya dan teman-teman saling menunggu di lobi hotel untuk sama-sama berangkat ke masjid Nabawi. Satu teman saya sambil menunggu, dia keluar dan berjalan-jalan sekitar hotel. Tak lama dia kembali sambil berteriak, “Aaak aku di ee-in burung”. Buru-buru kami membantu dia membersihkan jilbabnya yang terkena kotoran burung. Dalam hati saya bilang, “Kok bisa sih di ee-in burung?”. Keesokan harinya saat saya dan teman yang lain pulang menuju hotel, kami di ee-in burung loh. Dalam hati, “Ya Allah, dosa apa saya sampai di ee-in burung. Segitu banyak tempat, kenapa jilbab kita yang jadi sasaran”. Astaghfirullah, mungkin ini karena kemarin saya ngerasani temen saya. Maaf ya temen.

Pernah juga saya sudah mempersiapkan diri pergi ke toilet dulu sebelum waktu solat wajib terus nahan-nahan supaya gak minum. Saya yakin dan PD saya tidak akan kebelet lagi kali ini. Kemudian temen saya curhat, dia bilang, “Duh mau ke toilet nih tapi sudah ramai nanti gak bisa balik ke shaf ini. Ya sudah tahan aja deh”. Waktu itu dalam hati saya bilang,”Gak ke toilet kaya gw tadi sih”. Dan tahu apa teman-teman? Saat solat, bahkan baru rokaat ke-2 tiba-tiba saja saya ingin ke kamar mandi. Astaghfirullah, ternyata saya sempat sombong. Ampun ya Allah, ampuuun. Begitu selesai solat, saya pamit undur diri sama temen yang lain langsung lari ke toilet.

Sakit

Selama saya di Madinah, meski cuaca dingin dan perjalanan ke Masjid agak lebih jauh dibanding di Mekkah ditambah keliling Masjid untuk belanja atau sekedar lihat-lihat. Saya merasa tubuh saya fit-fit saja. Tapi di Mekkah, saya sempat demam, meler n bersin-bersin terus. Jadilah saya selalu memakai jaket meski cuaca di Mekkah terik kayak di Gresik. Bahkan saya menganggap ada efek domino di kamar karena setelah saya demam, keesokannya teman sebelah saya demam, besoknya lagi teman sebelahnya yang demam. Waduh!

Sepulang dari umroh, saya langsung tepar batuk pilek demam karena aktivitas yang padat selama umroh ditambah perjalanan ngeteng dari Jeddah-India-Bangkok-Singapura-Jakarta. Alhamdulillah tidak sampai dirawat di RS, hanya pergi berobat ke dokter dan tidak semangat bekerja selama seminggu *masih syukur loh ini, hihi.

Segitu dulu ceritanya, nanti kalau ingat saya tuliskan lagi. Ciaobella

Bagian Luar Masjid Nabawi

Bagian luar Masjidil Haram