Monday, August 25, 2014

DIY Video

Salaaam

Video milik Bethany ini enak banget dilihatnya. Selain ngasih tahu cara untuk DIY aksesoris lucu video ini juga ngasih tahu cara dia make up dan bergaya untuk kesehariannya. Colorfull banget deh. Seneng lihatnya. 

Cekidot video lainnya di Bethany Mota



Urusan orang beriman, syukur dan sabar

"Menakjubkan sungguh urusan orang beriman. Segala perkaranya adalah kebaikan. Dan itu tidak terjadi kecuali pada orang yang beriman. Jika mendapat nikmat, ia bersyukur dan syukur itu baik baginya. Jika ditimpa musibah dia bersabar dan sabar itu baik baginya" (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi)

Pada hal yang kita gagal meraihnya

Pada apa yang kita gagal meraihnya, tak perlu bebani diri, apalagi sampai mendikte Allah. Seolah-seolah Allah tak mengetahui usaha keras yang telah kita lakukan. Seolah-olah Allah tak berlaku adil kepada kita. Seolah-olah kita lebih tahu tentang yang terbaik untuk kehidupan kita.
-Tarbawi

Friday, August 8, 2014

Narsis Pakai Tongsis

Salaaam

"Dengan kekuatan tongsis, permisi kami mau narsis"

Keuntungan pakai tongsis:
1. Gak perlu repot minta tolong orang untuk bantuin moto, apalagi untuk orang yang pemalu dan gak mau ngerepotin macam saya. :P
2. Gak perlu malu gaya sesuka hati, biarpun ada yang merhatiin cuekin aja kan gak ganggu orang ini. Haha
3. Seperti berkaca, kita dapat memastikan kalau kita sudah kece. syalala syubidubidudamdam.
4. Gak cuma foto yang keliatan mukanya aja, tapi juga pemandangan sekitarnya. Ini penting banget, jadi ketahuan kita jalan-jalan kemana.
5. Bisa nampung banyak orang jadi gada yang iri gak kebagian difoto, sekelas bisa kayanya.

Lokasi, Keraton Kaibon, Banten
Lokasi, Taman Suaka Margasatwa Angke Kapuk, Jakarta Utara

Wisata Mangrove, Jakarta Utara

Assalamu'alaikum


Bermula dari rasa penasaran karena banyak yang posting foto kece lagi wisata mangrove di instagram, maka saya cari tahu di mesin pencari istimewa gugel *lebay. 

Taman Suaka Margasatwa Angke Kapuk
Untuk mencapai lokasi ini, saya pun bergugel ria. Sila main ke link berikut untuk lengkapnya rute menggunakan kendaraan umum menuju taman suaka margasatwa ini. Dengan biaya masuk Rp 5000 kita dapat melihat pemandangan hutan bakau. Sayang, kayu yang menjadi jembatan untuk mengelilingi lokasi ini ada yang sudah rusak sehingga kita harus berhati-hati. Selain itu, papan penjelasan tentang tanaman di sepanjang jembatan juga sudah tidak ada hanya tinggal rangkanya sehingga kita tidak dapat mengetahui informasinya.





Wisata Alam Pantai Indah Kapuk
Saya mampir ke blog ini sebelumnya untuk melihat gambar-gambar di tempat Wisata Alam Pantai Indah Kapuk. Dari taman suaka margasatwa kita menyebrang dan naik mobil merah U11 minta supirnya turun di Alam Indah belakang sekolah Buddha. Setelah turun angkutan umum kita hanya tinggal berjalan kaki menyusuri sekolah kemudian belok kanan dan voila kita sampai di Wisata Alam Pantai Indah Kapuk. Dengan tiket masuk Rp 25000 per orang belum dengan biaya parkir kendaraan ini begitu masuk langsung ada masjid di sebelah kirinya yang apik berada di atas muara. Begitu masuk ke dalam ada tempat penitipan tas dan pelarangan membawa kamera digital bentuk apapun kecuali membayar Rp 1 juta. Wow. Jadi bermodal kamera HP saja, saya dan keluarga pun mengelilingi wisata alam ini. Selain bisa menanam bakau, kemah, ada juga perahu dan kano yang berbiaya cukup mahal menurut saya ratusan ribu gitu lah. Jadi saya keliling dan foto-foto saja sudah bahagia. :D  

Tips wisata ke tempat ini
Gunakan alas kaki yang super nyaman, jangan pakai high heels atau flat shoes. Karena kita akan mengelilingi tempat wisata yang cukup luas dengan jembatan dari kayu/bambu yang gak datar. Jadi berhati-hatilah, siap-siap pegel pulangnya. 







Keliling Jakarta Seharian

Assalamu’alaikum

Berniat jalan-jalan di Jakarta? Jangan lupa datang ke tempat-tempat berikut yaaa :D

Monumen Nasional
Terakhir kali masuk ke dalam monas itu waktu masih SD, iye iye bener pas study tour dari sekolah. Itu pun hanya sampai cawan tidak sampai puncaknya.  Untuk masuk ke dalam Monas atau Monumen Nasional itu bukan langsung masuk dekat gerbang yang mengelilinya, tapi ada pintu masuk tersendiri. Tenang saja, ada penunjuk arahnya kok. Dengan biaya masuk hingga puncak Rp 15000 untuk dewasa, RP 12000 untuk mahasiswa dan Rp 4000 untuk pelajar, kita juga bisa melihat diorama yang ada di dalam Monas. Dengan menggunakan lift kapasitas 11 orang menuju puncak, kita bisa melihat kota Jakarta dari ketinggian 115 meter. Meski angin berhembus kencang, tidak menyurutkan langkah para pengunjung. Daripada capek jalan kaki hingga ke gerbang pintu masuk Monas, yuk coba naik kereta wisata yang disediakan gratis untuk pengunjung Monas.




Museum Nasional
Keluar dari pintu gerbang Monas depan Kementerian Pariwisata, saya dan keluarga menyebrangi halte untuk berjalan kaki menuju Museum Nasional. Begitu memasuki gedung museum yang lebih dikenal dengan museum gajah ini, saya melihat banyak warga negara asing yang juga akan memasuki museum. Dengan biaya masuk Rp 5000 untuk dewasa, kita dapat melihat berbagai barang peninggalan sejarah. Dimulai dengan berbagai patung arca kemudian benda-benda seperti keramik, alat musik, rumah adat, kain, manusia prasejarah, koleksi emas yang ditata rapi dan apik.




Bis City Tour
Menunggu dengan sabar di halte depan Museum Nasional, akhirnya saya bisa menaiki bis city tour bis tingkat yang per tanggal saya posting tulisan ini tak berbiaya untuk keliling Jakarta sambil mendengarkan penjelasan dari pemandunya. Bis yang beken dengan nama #mpoksiti ini tidak berhenti di semua halte, hanya berhenti di halte dengan simbol city tour saja. Kita juga tidak harus turun di tempat kita naik, kita bisa turun di mana saja. Yang tidak boleh itu, berdiri di dalamnya serta masih tidak turun-turun juga padahal sudah satu putaran :D. Kita juga bisa saja pindah dari lantai dasar ke lantai atas jika kosong. Sayang saya tidak duduk di kursi paling depan, tapi saya sudah cukup sendang dengan duduk di di lantai atas.



Ragusa
Es krim italia yang sudah berdiri sejak tahun 1932 ini ramai sekali saat jam makan siang. Bahkan saya dan keluarga harus bergabung satu meja dengan orang lain. Tak apalah, demi merasakan es krim ragusa tak perbengawet yang terkenal ini. Sambil menunggu pesanan es krim datang, di depan tokonya ada yang menjajakan sate ayam, otak-otak dan rujak cingur yang kita bisa pilih sebagai teman makan es krim.  

Masjid Istiqlal
Masjid terbesar di Asia tenggara yang lokasinya berseberangan dengan gereja Katedral ini ramai dikunjungi meski bukan saat waktu shalat.



Pasar Baru
Pasar Baru yang terkenal dengan toko sepatu dan kainnya ini sudah ada sejak tahun 1800an. Toko ini dinamakan pasar baru karena menjual barang baru, berbeda dengan pasar yang sebelumnya ada yang hanya menjual barang bekas. (Manggut-manggut, habis dengerin pemandu wisata di bis city tour cerita).   

Thursday, August 7, 2014

Wisata Banten Lama

Salam,

Meski saya kelahiran Serang, ibukota propinsi Banten serta tinggal dan besar di Tangerang yang juga masih masuk propinsi Banten. Saya tidak tahu lokasi wisata yang bisa dikunjungi selain Pantai Anyer dan mall yang tersebar di Tangerang T.T. Libur lebaran kemarin, Alhamdulillah saya berkesempatan berkunjung ke Banten Lama. Padahal sudah puluhan tahun lebaran di Serang, baru kemarin saya tahu Banten Lama ckck. Okelah tanpa berpanjang kata, cekidot cerita saya.

Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama
Museum dengan biaya masuk Rp 1000 ini (ya ampun murah bingit, kalah sama bayar parkir), letaknya sebelum masuk ke kawasan Masjid Agung Banten. Di dalamnya ada beberapa barang peninggalan jaman dahulu yang dipajang seperti gerabah dengan pola hias khas banten lama, mesin penggilingan lada, alat musik pengiring debus dll. Museum ini juga berisi penjelasan yang terpajang di dinding mengelilingi museum seperti penjelasan perdagangan masa kesultanan Banten, sejarah berdirinya kesultanan Banten, nama-nama Raja nya dan situs lain yang berada di Banten lama seperti Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, Benteng Speel Wijck dan Masjid Agung Banten dan masih banyak lagi. Di luar gedung museum juga terdapat meriam Ki Amuk. 






Masjid Agung Banten
Gak jauh dari Museum, kita bisa langsung berkunjung ke Masjid Agung Banten. Sebelum sampai pintu masuknya kita diajak berkeliling alias muterin pasar dulu yang menjual aneka barang seperti emping oleh-oleh khas banten, buah, mainan, makanan, minuman dll. Saat masuk ke pintu utamanya akan ada banyak fotografer alias tukang foto yang menawarkan jasa foto depan menara masjid. Di masjid ini ramai sekali orang yang berziarah, karena di sini tempat dimakamkannya Sultan Maulana Hasanudin dan Sultan Ageng Tirtayasa. Kalau ada waktu jangan lupa coba naik ke menara masjidnya.




Istana Keraton Surosowan
Jika kita masuk kawasan Banten Lama maka yang terlihat lebih dulu adalah keraton ini. Sayang saya tidak masuk ke dalamnya karena gerbang ditutup dan terkunci serta keengganan untuk memanjat dindingnya.  Keraton ini di dalamnya terdapat kolam persegi empat yang konon katanya merupakan tempat pemandian para putri. 



Istana Keraton Kaibon
Agak menjauh sedikit dari kawasan Masjid Agung Banten, ada Keraton Kaibon yang tidak dipungut biaya selain parkir kendaraan. Istana ini hanya tinggal reruntuhan saja, tapi masih indah dipandang mata.  



Untuk menuju ke kawasan Banten Lama yang terletak di Kecamatan Kasemen, Kota Serang ini cukup mudah jika naik kendaraan pribadi keluar pintu tol Serang Timur dan tanya orang deh ke Banten Lama gimana *haha tidak memberikan solusi. Kalau naik kendaraan umum bis menuju Merak turun di Serang kemudian naik angkutan/carter minta diantar ke Banten Lama. 

Ternyata guys setelah saya cek di wikipedia, selain beberapa tempat yang sudah saya sebutkan di atas masih ada beberapa tempat menarik seperti Benteng Speelwijck, Vihara Avalokitesvara dan Danau Tasikardi yang masuk ke dalam situs kota kuno Banten Lama. Semoga lain kali bisa berkunjung ke sana. :D