Sunday, May 29, 2016

Dance Workout – Kpop song

Salam olahraga,

buat para pecinta lagu kpop, sebagai anak kesehatan yang juga pendengar lagu Kpop saya mengajak untuk mari berolahraga menggunakan lagu kpop kesayanganmu *haseek cem didenger orang-orang aja nih ajakan. jadi dalam rangka bodi bagus ala personil girlband esalah karena itu kemungkinannya kecil untuk kesampaian kayak cari semut item di malam yang gelap mati lampu terus mata ditutup. jadi dalam rangka badan sehat jauh dari penyakit dan olahraga dengan cara menyenangkan saya rekomendasikan untuk klik akun youtube di bawah ini.

yah meski lo gak akan lihat wajah personil kesayanganlo yang mimpin olahraga dengan sebutan dance workout ini tapi setidaknya lo denger musiknya kaaan. udah gitu asiknya lagi, gerakannya mirip sama gerakan dance mereka loh. ini macam pengobat rindu buat gw yang pengen banget ngikutin dance mereka tapi gak bisa selain emang badan kaku dan pikiran rada lemot ngikutin gerakan meski udah lihat video step by step *ckck.

saking asiknya ikutin dance workout ini, gw juga merekomendasikan memilih beberapa lagu favoritlo di akun ini sehingga jadi full latihan layaknya ikut senam kurang lebih 30 menit mulai dari pemanasan sampai pendinginan. berikut ini list lagu favorit gw disesuaikan dengan gerakan yang agak ringan kemudian latihan inti dilanjut gerakan yang cocok untuk pendinginan.

exo – sing for you

gfriend – me gustas tu

twice – ooh aah

infinite – bad

dalshabet – someone like you

monsta x – hero

rainbow – whoo

seventeen – mansae

buat yang masih penasaran dengan step by step gerakan dance para idol, saya juga sering klik akun berikut.

selamat berolahraga! yeay

Itinerary 4 hari Singapura – Malaysia

Assalamu’alaikum

postingan kali ini saya mau berbagi itinerary perjalanan singkat saya menemani adik dan ibu jalan-jalan. simak baik-baik ya, semoga bermanfaat.



Hari
Waktu
Destinasi
Pertama
10.30 – 12.30
Perjalanan menuju Singapura

12.30 – 15.00
wisata bandara

15.00 – 16.00
Menuju hostel kawasan bugis station

16.00 – 19.00
Merlion park

19.00 – 21.00
Lucky plaza beli oleh-oleh

21.00 – 06.30
Perjalanan pulang dan istirahat
Kedua
06.30 – 08.00
Keliling kawasan bugis, haji lane, masjid

09.00 - 11.00
Sentosa island

11.00 – 13.00
Singapur botanical garden

13.00 -16.00
Garden by the bay

16.00 – 17.00
Check out, menuju terminal bis queenstreet ke johor baru

17.00 – 20.00
Perjalanan ke johor baru naik bis

22.30 – 07.00
Perjalanan ke KL sentral naik kereta
Ketiga
07.00 – 09.00
Menuju hostel di KL sentral, persiapan jalan

09.00 – 10.00
Menuju Putrajaya

10.00 – 13.00
Putrajaya sightseeing

13.00 – 14.00
Menuju KL sentral

14.00 – 16.00
Petaling street beli oleh-oleh, little india

16.00 – 17.00
keliling Go kl purple line

17.00 – 20.00
Keliling suria klcc

20.00 - 06.00
Perjalanan pulang dan istirahat
Keempat
06.00 – 09.00
Batu caves

09.00 – 13.00
Masjid negara, dataran merdeka, KL city gallery

13.00 – 16.00
Keliling nu mall, cekout

16.00 - 17.00
Menuju bandara terminal 2 naik bis

17.00 – 20.00
Perjalanan sampai jakarta


Ayo liburan lagi!!!

Review Moisturizer Sariayu

Assalamu’alaikum

beuh judulnya udah kaya beauty blogger belum? haseeek. jadi ceritanya gw perdana pakai yang namanya moisturizer gitu. alasannya? nyoba aja meski kulit gw termasuk golongan orang beriman eh berminyak maksudnya, tapi gw merasa masih butuh moisturizer alias pelembab karena sering berada di ruangan ber-AC.

kali ini merk yang gw coba adalah sariayu yang punya keunggulan sudah berlabel halal. menurut gw pelembab ini ketika dipakai di wajah rasanya seperti membasuhkan air aja, yang pasti di wajah gak terasa berat dan tidak terlalu lengket. gw gak pakai di malam hari karena sudah pakai krim malam *saelah kaya yang bener aja gw,  gak juga dipakai di pagi atau siang hari karena sudah pakai sunblock. gw pakai pas bangun tidur setelah cuci muka sambil menunggu waktu mandi pagi gw berharap pelembabnya bekerja *udah kaya apaan aja ya.

dengan harga yang terjangkau dan kemasan yang praktis mudah dibawa, pelembab sariayu hadir melengkapi perawatan wajah kita. tentunya gak lupa cara alami menjaga kelembaban kulit wajah adalah dengan mengkonsumsi banyak air putih serta sayur dan buah-buahan.


Selamat mencoba

Main ke Bandung

Salam

bandung memang menjadi salah satu tempat destinasi wisata paling menarik terutama bagi warga jakarta, termasuk gw *eh tapi ktp gw tangerang deng :D. belum lagi ditambah ramainya sosial media yang membuat beberapa tempat menjadi tempat wisata baru. salah satu contohnya aja nih ya tempat yang belum berapa lama gw datangi ini.

Tebing Keraton



bermodal berangkat dari rumah di pinggiran jakarta habis subuh sekitar jam 5 pagi, gw dan keluarga berencana ngetrip ke bandung seharian penuh aja tanpa nginep *maklum jalan-jalan irit. tempat yang jadi tujuan utamanya adalah tebing keraton yang ngehits di sosial media instagram. lokasinya di daerah dago, gak terlalu jauh dari keluar gerbang tol *soktahu.

karena jam setengah 8 pagi sudah sampai di ujung tempat yang katanya batas parkiran mobil, supaya nanti pas difoto tetep kece, saya dan keluarga milih naik ojek perginya aja 20 ribu nanti pulangnya jalan kaki *tetep berprinsip irit (sebenernya bisa kok ditempuh jalan kaki santai gak sampai 30 menit tapi nanjak, mending pulangnya aja turunan).

Sebelum masuk area tebing keraton, jangan lupa bayar tiket masuk 20 ribu aja buat menikmati pemandangan indah dari atas. meski masih pagi tapi orang sudah ramai di area ini, mau foto harus gantian gitu nunggu orang lain supaya dapet angle yang pemandangannya kece. area yang jadi spot foto favorit dan ramai di sosial media itu sebenarnya berada di luar pagar, jadi Cuma orang-orang bernyali besar aja yang berani. dan gue gak berani soalnya licin habis hujan, jadi ada kali satu jam Cuma nempel nempel pager mupeng ngeliatin orang pada foto di spot favorit. dan gw kan gak mau ya menggadaikan nyali gw yg seciut terus besoknya jadi judul berita “demi selfie di tebing keraton”.
karena pulangnya jalan kaki, jadi bisa nikmatin pemandangan sepanjang perjalanan turun ke tempat parkir. selain banyak rumah penduduk berjajar rapi juga banyak kebun tertata rapi yang foto-able banget ditambah lagi jejeran kayu pinus.

Dusun Bambu




Setelah mengobati rasa penasaran sama tebing keraton, gw juga harus tahu satu tempat hits di sosial media lainnya yaitu dusun bambu. bermodal gps HP, gw dan keluarga menempuh perjalanan hampir 4 jam demi ke dusun bambu, macet sodara-sodara.

dari tempat parkir menuju area utama yang ada danau dikelilingi rumah yang ternyata adalah restoran ini kita diangkut *udah kaya ayam aja OK ganti jadi kita diantar menggunakan mobil khusus. karena ramainya bahkan angkutan model carry juga keluar buat mengantarkan para pengunjung ke area utama dari tempat parkir. oya jangan lupa bayar tiket masuk 25 ribu aja yang kemudian dapet minuman mineral gratis pas pulangnya.

jadi di sini isinya memang kumpulan tempat makan, kita bisa milih di area food court atau di beberapa tempat lainnya yang memang menarik untuk dicoba misalnya di tempat yang mirip sarang burung atau di villa pinggir danau udah gitu pakai waiting list segala maklum emang jam makan tapi menurut gw kurang pas di kantong gw :P*masih ngirit aje. sebenarnya di sini ada larangan bawa makanan dari luar tapi saking ramainya mana hujan pula, peraturan gak berlaku waktu itu banyak tuh yang bawa nasi bungkusan terus makan di tempat teduh.

begitu sampai di dusun bambu hujan, dalam hati gw merutuki cuaca. kenapa hujan, kalau difoto kan gak bagus. *maklum amatir taunya foto bagus Cuma pas cuaca cerah langit biru awan putih. ternyata gw salah besar. Allah maha baik justru menunjukkan keindahan area ini saat kabut tipis turun. ah cantik banget, Allah maafkan hambamu yang tak tahu diri ini *mendadak kontemplasi.

jadi kapan liburan?

Selamat Datang di Tanah Borneo

Assalamu’alaikum

akhirnya gw menginjakkan kaki di pulau kalimantan, horeee lalala yeyeye *fans dahsyat.  yap gw memang selalu berdoa meminta kepada Allah keliling Indonesia. Dan Allah mengabulkannya. Alhamdulillah yah Allah mah maha baik pada hambaNya. jadi udah pada berdoa belum? bukan karena Allah gak tahu apa yang kita mau bahkan Allah mah ngasih segala yang kita perlu tanpa kita minta *tiba-tiba kaya kasih nasihat gitu.

kesan gw pas baru keluar dari bandara adalah kota ini cukup religius, perempuannya ramai yang pakai gamis dilengkapi khimar lebar, para lelakinya gak kalah rapi dengan kopiahnya. eh ternyata penerbangan setelah gw adalah penerbangan umroh, jadi mereka ramai-ramai menyambut keluarga mereka yang baru pulang umroh. gubrak.

kurang lebih hampir 2 jam perjalanan dari kota banjarbaru  menuju kota rantau, lumayan bikin pegel kalau Cuma duduk di dalam mobil gak ngapa-ngapain belum lagi bakat pelor gw yg bikin gw cepet tidur gak liat pemandangan pas perjalanan. phew. ternyata kota ini memang religius kok, pintu gerbang masuk kabupaten tapin aja mirip gerbang masuk kota mekah, ituloh yang bentuknya seperti quran yang dibuka.

sebagai orang yang asalnya dari pulau jawa dan jaraaang pakai banget itu yg namanya listrik mati seinget gw pas banjir doang, gw cukup kaget karena di kota ini cukup sering listrik mati bahkan dalam seminggu bisa 4-5 kali dengan waktu yang cukup lama. ckck, wahai orang yang tinggal di pulau jawa banyak-banyak bersyukurlah. gw juga dibikin takjub karena di sini ada lampu yang bisa menyala saat mati listrik gitu juga dengan kipas angin yang bisa dicas saat listrik masih menyala dan bertahan kurang lebih 4 jam saat listrik mati. haha norak. bahkan saking seringnya mati lampu, mobil pln yang bertugas untuk memperbaiki listrik teman-teman saya menyebutnya tukang matiin listrik :P.

sudah ah segitu saja ceritanya nanti saya gak punya bahan cerita lagi di postingan berikutnya, ahay.

E-Money

Assalamu’alaikum

ini cerita tentang gw yang Cuma tahu naik angkutan yang bayarnya cash pakai uang dua rebuan atau uang bernilai besar 50 rebu supaya dapet kembalian uang recehan. tentang gw yang udah lama gak naik busway di jakarta, tentang gw yang taunya naik busway bayar tigarebulimaratus ternyata sekarang sudah canggih pakai uang dalam bentuk kartu alias electronic money. ya ampun kemane en dimane aje gw selama ini.

pagi itu gw dengan santainya turun dari angkutan yang jalan bukan trayeknya dari ciledug sampai taman anggrek. iya soalnya tuh angkot rumahnya ciledug trayeknya di kota kalau gak salah, jadi kita bisa nebeng deh lumayan lebih cepet en gak sumpek. gw tau habis ini gw harus menyusuri jembatan jalur busway buat sampai cawang naik busway jurusan grogol-PGC. gw juga udah sigap nyiapin uang lima ribuan di tangan bekal berangkat yang tadi gak sempat gw bayarkan di angkot karena gw dibayarin bapak tetangga baik hati semoga Allah merahmatinya.

terus gw kaget pas berdiri depan loket petugasnya bilang “sekarang sudah pakai kartu gak pakai cash lagi”, gw belum sempat mengucap kata petugasnya nambahin “di sini lagi gak jual kartu Cuma bisa top up”. alamak kalau gini ceritanya lah pegimane caranya gw mau naik busway. sambil toleh kanan kiri muka melongo kebingungan gw pegang erat itu uang kertas. Allah maha baik, gw ditakdirkan bareng ibu tetangga yang turun juga tadi dari angkot di halte busway taman anggrek. si ibu yang sudah melewati pintu muter bilang sekalian saya saja, gw mengangguk malu sambil senyum manis dikulum karena paham berarti pagi ini gw gak ngeluarin ongkos sama sekali. hore.

e-money oh e-money, pulangnya gw berniat beli kartu kalau gak jual juga terpaksa naik mayasari bakti sampai slipi jaya sambil ngebayangin kayak apa macetnya pulang. alhamdulillah ada yang jual kartu sudah gitu lucuk pula, lihat deh.

Kemping di Rancaupas

Salam hangat untuk para pecinta jalan-jalan,

Dududu dududu *saking lamanya gak nulis sampai bingung nulis apa, ah halasan sahaja supaya tambah banyak jumlah katanya :D

Kali ini saya mau cerita tentang perjalanan saya kemping. Saya kira kemping alias mendirikan tenda itu hanya buat mereka yang naik gunung, ternyata mendirikan tenda dan bermalam di dalamnya juga bisa dilakukan di bumi perkemahan. Hellooow gw kemana aje. Maklum dah bukan anak pramuka.

jadi kalau sering jalan ke bandung, cobain deh jalan-jalan seru gak ke mol atau tempat wisata yang padat n rame itu tapi kemping atau sekedar mampir ke rancaupas.

Hanya dengan patungan 100rebu (ini udah termasuk biaya masuk, bensin, sama 2x makan en cemilan lainnya) saya dan teman-teman bisa merasakan sensasi layaknya para pendaki gunung diriin tenda, masak pakai alat nesting, bikin api unggun, tidur-tiduran di atas fly sheet sambil mandangin langit yang penuh bintang *duileh dan tidur beneran beralaskan matras en kemulan pakai sleeping bag. mantap dah pokonya.

namanya juga kemping di bumi perkemahan ya, jadi fasilitas umumnya cukup lengkap. misalnya aja toilet, musola sampai warung berjejer (24 jam kayaknya) deket tempat parkir. jadi ga perlu khawatir persediaan air dan makanan soalnya bisa mampir ke warung kapan aja, beda kalau naik gunung yang harus sedia bekal makanan n minuman. asiknya lagi ya itu warung nyediain kayu yang siap dipakai untuk jadi api unggun loh.

yang tambah bikin seru kemping di rancaupas ini ada penangkaran rusanya, jadi kita bukan Cuma bisa foto dari kejauhan tapi juga bisa berinteraksi langsung *kalau berani sama si rusa. Cuma modal wortel sebungkus yang harganya 10 ribu sahaja. seru kaaan.





yuk ah liburan